Lahir di Padang pada tanggal 15 Agustus 1941, berdomisili di Komplek Perumahan Dosen Universitas Jambi No. 08 Telanaipura Kota Jambi. Mempunyai seorang isteri bernama Hj. Zuraida Akur, juga pegawai negeri sipil dan dikaruniai 5 orang anak, yaitu Prima Audia Daniel Saaluddin, SE., Ir. Rafael Daniel Saaluddin , Edwin Daniel Saaluddin, S.PSi., Dhani Daniel Saaluddin, SE dan Rika Jelita Daniel Saaluddin.
Lahir di Jambi pada tanggal 31 Oktober 1959, berdomisili di Jl. Cemara II RT. 31 RW. 06 No. 21 Kelurahan Selamat Jambi. Mempunyai seorang isteri bernama Rita Kurniawati, SE serta mempunyai 2 orang anak yaitu R.A. Wulantari, S.I.Kom dan Rd. Abd. Jabbar.
Pengurus Asosiasi Pengajar HTN dan HAN Daerah Provinsi Jambi Dilantik
Mendalo, SU- Lebih dari satu dasawarsa terakhir ini Hukum Tata Negara (HTN) dan Hukum Administrasi Negara (HAN) sudah banyak diminati para pengajar bidang hukum. Disamping para mahasiswa pun telah menunjukan ketertarikan dan perhatian yang luar biasa terhadap bidang ini. Baru-baru ini Wakil Ketua Umum Asosiasi Pengajar HTN dan HAN Se-Indonesia Prof. Dr. Ramly Hutabarat, SH,M.Hum melantik pengurus asosiasi pengajar HTN dan HAN daerah Provinsi Jambi. Kegiatan berlangsung di Aula Rektorat Lt. III Kampus Unja Mendalo.
Rektor Universitas Jambi H. Kemas Arsyad Somad, SH, MH dalam sambutannya mengatakan, bahwa semua bidang ilmu dalam lingkup ilmu hukum baik hukum pidana, hukum perdata, hukum internasional maupun HAN dan HTN. Hendaknya dapat mencermati masalah penegakan hukum yang saat ini menjadi perhatian serius bangsa. “Diharapkan asosiasi ini dapat memberikan konstribusi nyata bagi pembangunan di daerah khususnya dalam pembuatan peraturan-peraturan daerah,” kata rektor.
Sementara itu, Ramly Hutabarat menegaskan bahwa pada hakekatnya asosiasi yang dimiliki sekarang merupakan organisasi yang bertujuan untuk memperbaiki kehidupan ketatanegaraan dan keadministrasian negara yang ada di tanah air melalui kajian akademik. ”Hakikatnya asosiasi pengajar HTN dan HAN adalah suatu wadah tempat bertemunya para pengajar untuk memberikan konstribusi pemikiran yang terbaik bagi perkembangan kehidupan berbangsa dan bernegara,” tegasnya. Menurutnya, banyak sarjana dan pengajar HTN dan HAN masuk dan terlibat dalam perubahan-perubahan hukum dan konstitusi yang telah dijalani sepanjang perjalanan reformasi.
“Banyak peran pengajar HTN dan HAN yang terlibat intens dalam asosiasi ini yang telah menyumbang peran yang tidak sedikit dalam proses reformasi ketatanegaraan Indonesia,” ujarnya. Mengenai peran ilmu hukum tata negara pada saat sekarang sangat penting dalam menata kedudukan dan kewenangan dari lembaga-lembaga negara dan dalam mewujudkan seluruh amanat konstitusi. Menurutnya, kita sebagai pengajar hendaknya harus selalu siap dalam mengantisipasi diperlukannya alternatif pendapat bagi terselenggaranya sebuah pemerintahan negara yang bersih, berwibawa, efisien, efektif dan berorientasi keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
“Pengelolaan negara yang lebih efisien, efektif, dan sesuai dengan nilai-nilai demokrasi merupakan tujuan logis dari adanya amandemen konstitusi,” terangnya. Dalam pelantikan tersebut terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Asosiasi Pengajar HTN dan HAN Daerah Provinsi Jambi adalah Ansorullah, SH, MH. Sampai saat ini sudah terbentuk sekitar sebelas pengurus daerah asosiasi HTN dan HAN di Indonesia, diantaranya, Jakarta, Jawa Tengah, Jogyakarta, Jawa Timur, Lampung, Sumatera Selatan, Sulawesi Selatan, Sumatera Utara, Riau, Aceh dan Jambi. (Dedi/Lia)